Cara Menghubungkan Modul 8×8 Dot Matrix ke Mikrokontroler/Arduino

posted in: Belajar | 59

 

Penjelasan Singkat:

Modul 8×8 Dot Matrix ini adalah modul display yang menggunakan Modul Dot Matrix 8×8 yang dikontrol menggunakan IC Shift Register 74HC595 sebagai komponen driver utamanya, modul ini dioperasikan dengan cara multiplexing / multiplexed display. Modul ini beroperasi pada tegangan 5V, sehingga modul ini dapat langsung dihubungkan ke mikrokontroler tanpa perlu ada tambahan komponen.

Skematik rangkaian modul Dot Matrix Ini Dapat dilihat pada gambar berikut:

Pengendalian modul ini dapat dilakukan menggunakan mikrokontroller, baik menggunakan modul mikrokontroller minimum system biasa, maupun menggunakan arduino, untuk pengendalian menggunakan Arduino dapat menghubungkan modul seperti pada gambar dibawah ini.

Modul bluetooth yang terlihat pada gambar adalah modul Bluetooth HC-05. Modul ini sifatnya “optional”, karena tanpa modul bluetooth pun, sistem akan tetap bisa berjalan tanpa masalah. Hanya saja, modul bluetooth akan memberi fitur tambahan dan kemudahan dalam mengubah parameter di dalam software, seperti:

  • Mengubah Jumlah Kolom Display (Apabila anda mengkaskade modul, parameter ini harus diubah untuk menyesuaikan jumlah modul yang digunakan)
  • Mengubah Jumlah Baris Display
  • Mematikan / Menyalakan Display
  • Mengubah Kecepatan Scrolling
  • Mengubah Text yang ditampilkan
  • Menyimpan Konfigurasi dan Text di dalam EEPROM

Apabila tidak menggunakan modul bluetooth, maka setiap kali anda ingin mengubah parameter diatas, maka anda harus melakukan flashing ulang kepada mikrokontroler.

Kemampuan Cascade

Modul 8×8 Dot Matrix ini dapat di cascade sampai maksimum 30 buah modul (Keterbatasan Software), tapi disarankan agar tidak menghubungkan modul ini lebih dari 20 buah, agar tegangan suplai pada modul terakhir tidak terlalu kecil, agar modul bisa tetap berjalan dengan baik.

Cara menghubungkan modul ini dapat dilihat pada gambar dibawah

Firmware Mikrokontroler

Firmware Contoh yang diberikan adalah firmware “Scrolling Text” yang dapat digunakan untuk mikrokontroler Atmel AVR, namun untuk memudahkan dalam penggunaannya, firmware dibagi menjadi 2 macam, satu untuk digunakan di dalam Arduino IDE, dan yang satu lagi untuk digunakan di dalam avr-gcc (WinAVR). Kedua software pada dasarnya sama, hanya saja penulisan dan library yang digunakan sedikit berbeda untuk menyesuaikan dengan masing masing software.

Penjelasan Silkscreen Pada Modul dan hubungannya dengan parameter di Firmware

[columnhelper col-md-4]

Silkscreen Pada Hardware

VCC
GND
CDA (Col Data)
CSH (Col Shift)
CST (Col Store)
RDA (Row Data)
RSH (Row Shift)
RST (Row Store)

[columnhelper col-md-4]

Parameter Pada Firmware



HC595_COL_DS
HC595_COL_SHCP
HC595_COL_STCP
HC595_ROW_DS
HC595_ROW_SHCP
HC595_ROW_STCP

[columnhelper col-md-4]

Penjelasan

Tegangan Suplai
Ground Suplai
Kaki Data Input pada IC Kolom
Kaki SHCP pada IC Kolom
Kaki STCP pada IC Kolom
Kaki Data Input pada IC Baris
Kaki SHCP pada IC Baris
Kaki STCP pada IC Baris

Arduino IDE

Firmware yang diberikan untuk arduino dapat langsung di Verify dan di Upload ke dalam arduino, namun ada beberapa parameter yang dapat diubah untuk menyesuaikan dengan modul ke Arduino, yaitu:

//Definisi PIN pada arduino yang digunakan pada Mikrokontroler untuk berkomunikasi dengan Shift register
//Sesuaikan Parameter ini dengan koneksi pada arduino anda
#define HC595_COL_DS 2
#define HC595_COL_SHCP 3
#define HC595_COL_STCP 4
#define HC595_ROW_DS 5
#define HC595_ROW_SHCP 6
#define HC595_ROW_STCP 7
#define LED 13

Anda dapat menyesuaikan pin yang digunakan pada program untuk menyesuaikan dengan koneksi ke modul.

Arduino yang telah dicoba dan kompatibel dengan program ini adalah:

  • Arduino Uno R3
  • Arduino Duemilanove
  • Arduino Nano
  • Arduino Pro mini
  • Arduino Pro
  • Arduino Fio
  • Arduino Lilypad

 

WinAVR

Firmware dalam bentuk .zip yang diberikan untuk WinAVR berisi Makefile yang telah dikonfigurasi dan  library yang diperlukan di dalam program. Proses compile program dapat dilakukan menggunakan Programmers Notepad yang disertakan di dalam setiap instalasi WinAVR dengan menggunakan perintah Tools>Make All, dan setelah itu File “main.hex” dan “main.eep” yang ada di dalam folder siap untuk di upload ke mikrokontroler menggunakan programmer pilihan anda.

Di dalam program ini ada beberapa variabel yang dapat diubah untuk menyesuaikan hubungan antara modul dengan mikrokontroler, yaitu:

//Definisi PORT dan DDR yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Shift Register Bagian Kolom(COL) dan Baris(ROW)
#define HC595_COL_PORT PORTB
#define HC595_COL_DDR DDRB
#define HC595_ROW_PORT PORTB
#define HC595_ROW_DDR DDRB

//Definisi PIN yang digunakan pada PORT diatas
#define HC595_COL_DS 0
#define HC595_COL_SHCP 1
#define HC595_COL_STCP 2
#define HC595_ROW_DS 3
#define HC595_ROW_SHCP 4
#define HC595_ROW_STCP 5

Parameter diatas sedikit berbeda dari parameter pada Firmware arduino. Pada firmware untuk WinAVR, difinisi PORT dibagi menjadi 2, yaitu PORT kolom (COL) dan PORT baris (ROW), sehingga pada definisi diatas cara membacanya adalah:

“HC595_COL_DS” terhubung dengan kali Mikrokontroler pada pin PORTB 0
“HC595_COL_SHCP” terhubung dengan kali Mikrokontroler pada pin PORTB 1
“HC595_COL_STCP” terhubung dengan kali Mikrokontroler pada pin PORTB 2
“HC595_ROW_DS” terhubung dengan kali Mikrokontroler pada pin PORTB 3
“HC595_ROW_SHCP” terhubung dengan kali Mikrokontroler pada pin PORTB 4
“HC595_ROW_STCP” terhubung dengan kali Mikrokontroler pada pin PORTB 5

Anda dapat menyesuaikan Parameter firmware diatas untuk menyesuaikan dengan koneksi ke modul.

Untuk Koneksi Modul Bluetooth ke Mikrokontroler AVR, dapat menghubungkannya ke kaki Tx/Rx pada mikrokontroler

Tx AVR > RX Bluetooth Module

Rx AVR < TX Bluetooth Module

Tipe AVR yang telah dicoba dan kompatibel dengan Firmware ini adalah

  • ATmega8 (Dengan Sedikit Pengubahan Pada Inisialisasi Timer)
  • ATmega16 (Dengan Sedikit Pengubahan Pada Inisialisasi Timer)
  • ATmega32 (Dengan Sedikit Pengubahan Pada Inisialisasi Timer)
  • ATmega168
  • ATmega328p

Parameter Display

Pada kedua firmware ada beberapa variabel yang berfungsi untuk mengubah parameter display, variabel tersebut adalah:

volatile uint8_t DISP_COL_CNT = 8;

volatile uint8_t DISP_ROW_CNT = 8;

volatile uint16_t Scr_Speed = 100;

char text[Text_Size]=”Not Configured”;

“DISP_COL_CNT” adalah variabel yang berhubungan dengan jumlah modul yang di cascade, nilai dari variabel ini adalah 8 x Jumlah modul yang di gunakan (misal pakai 4 modul, maka nilainya = 8 x 4=32).

“DISP_ROW_CNT” adalah variabel yang berhubungan dengan banyaknya baris yang ada di dalam modul, nilai default = 8, mohon tidak diubah, karena modul yang digunakan hanya memiliki 8 baris.

“Scr_Speed” adalah variabel yang menentukan delay dari scrolling text display. Nilai variabel ini diperkecil untuk mempercepat scrollingdan diperbesar untuk memperlambat kecepatan scrolling.

“text[Text_Size]” adalah variabel yang berisi text yang akan ditampilkan. Untuk mengubah tampilan display, ubahlah text yang berada di dalam tanda petik (“”)

 

Modul Bluetooth

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, bahwa modul bluetooth akan memudahkan dalam pengaturan parameter display karena pengaturan parameter dapat dilakukan menggunakan smartphone dengan sistem operasi android yang telah terinstall software “Dot_Matrix” (Aplikasi ada dibagian Download). Untuk menghubungkan modul bluetooth ke smartphone, langkah langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Nyalakan Bluetooth pada smartphone
  2. Search modul bluetooth yang terhubung ke mikrokontroler/arduino
  3. Pair dengan modul bluetooth pada mikrokontroler/arduino tersebut (biasanya passkey default = 1234)
  4. Buka Aplikasi Dot_Matrix
  5. “Pilih Select BT Module”
  6. Pilih Modul Bluetooth yang telah anda pairing sebelumnya

Setelah pairing terjadi, anda bisa mengubah parameter display (Pada bagian Configuration) dan display text (Pada bagian Advanced) dari smartphone anda, anda juga dapat menyimpan nilai konfigurasi parameter yang telah terkirim ke EEPROM mikrokontroler, agar nilai tersebut tidak berubah meskipun mikrokontroler dimatikan

DSC_0067

-Selamat Mencoba-

 

Download

Dot_Matrix_Arduino_V1.01

Dot_Matrix_AVR

Dot_Matrix_APK

59 Responses

  1. Herry Tjahjono

    Yth. Ayongoprek.com,

    Sy sngt senang dan berterima kasih skali dg inovasi Ayongoprek dg menghadirkan modul dot matrik. Berhubung sy familiar dg mikrokontroller 8051/8052 & bahasa assembly avsim51. Mohon bantuan dibuatkan rutin dan penjelasannya. Kalo tidak keberatan lengkap dg rutin bluetooth (juga dlm bhs assembly 8051) seperti demo unit yg ada di OK Elektronik (sy pelanggan OK dan hobbyst modul elektro inovatif).

    Terima kasih

    Herry

    • AyoNgoprek

      Halo mas Herry,

      Sebelumnya terima kasih sudah mengunjungi situs ini, tapi kami mohon maaf, kami hanya bisa memberikan software dalam bahasa C, karena C adalah bahasa yang umum digunakan pada arduino dan mikrokontroler AVR lainnya. Untuk pemrogramman menggunakan bahasa assembly, selain rumit dan akan menyita banyak waktu, kami juga kurang familiar dengan instruksi assembly mikrokontroler 8051/8052. Mohon Pengertiannya.

      Terima kasih.

  2. Saya baru menggunakan arduino, enviroment arduino sdh berhasil saya install dan koneksi kel led sdh saya sambung. namun pada saat saya compile muncul error Arduino: 1.6.1 (Windows 7), Board: “Arduino Uno”

    In file included from C:\Program Files\Arduino\hardware\arduino\avr\cores\arduino/Arduino.h:28:0,

    from Dot_Matrix_Example.ino:19:

    Dot_Matrix_Example.ino:111:27: error: variable ‘smallFont’ must be const in order to be put into read-only section by means of ‘__attribute__((progmem))’

    Error compiling.

    This report would have more information with
    “Show verbose output during compilation”
    enabled in File > Preferences.
    Bisa kasih saya pencerahan ? Tks

    • AyoNgoprek

      Halo simlam06

      Untuk masalah itu, mungkin karena contoh library yang diberikan disini dibuat menggunakan arduino IDE 1.0.6, sehingga ketika menggunakan arduino IDE 1.6.1, ada ketidak cocokan pada saat di compile.

      Untuk mengatasi masalah itu, anda bisa mengubah program pada line 111 dari

      “unsigned char smallFont[] PROGMEM =”
      menjadi:
      “const unsigned char smallFont[] PROGMEM =”

      Semoga membantu

      • Joko muslihun

        Ass. Tim ayongoprek.
        Kalo boleh tau. Nyari modul ic shift register tersebut dmn y??.
        Trus kalo pake bluetooh hc06 apa sama programnya?

        • AyoNgoprek

          Halo mas Joko
          Sebelumnya maaf, untuk saat ini modul tersebut hanya dapat diperoleh di online store kami (http://shop.ayongoprek.com/home/89-modul-dot-matrix-8×8.html) dan toko OK Electronics di LTC Glodok, Jakarta, sehingga tidak ada di toko online lainnya. Untuk penggunaan modul HC 06, kode yang digunakan sama, karena pada hal ini modul bluetooth hanya digunakan dalam modul slave. Yang berbeda dari HC 05 dan 06 hanyalah kemampuan modul tersebut menjadi master/slave pada HC05, dan hanya sebagai slave pada HC06.

          Terima Kasih
          Tim Ayongoprek.com

      • Joko muslihun

        Ass. Tim ayongoprek. Mau tanya. Dmn mesen modul ic shift register tersebut. Saya sudah nyari di toko online gak ada.

  3. Yth. Ayongoprek.com,

    Saya sangat tertarik dengan produk inovasi Ayongoprek modul dot matrix,, dan saya juga sudah membeli modul tersebut.
    Berhubung sy pengguna baru mikro Arduino,, mohon bantuannya dibuatkan program sederhana untuk mikrokontroller tersebut untuk display text sederhana tanpa modul tambahan modul bluetooth. Agar saya bisa lebih mengerti maksud dan tujuan isi program yang dibuat.

    Terima kasih

    Suseno

  4. assalamualaikum.. tim ayongoprek mau tanya, gimana cara mengubah konfigurasi parameter eeprom-nya lewat pc tanpa menggunakan modul bluetooth? apa bisa lewat serial monitor? terima kasih sebelumnya..

    • AyoNgoprek

      Halo mas denidoank,

      Anda bisa mengontrol melalui serial monitor, tapi apabila anda menggunakan arduino, anda tidak bisa menggunakan serial monitor bawaan arduino IDE, tapi anda harus menggunakan serial monitor yang bisa mengirim nilai sebenarnya dari yang anda ingin kirim, seperti “Realterm”, karena pada serial monitor arduino biasanya data yang di kirim merupakan nilai ASCII dari angka tersebut. Misalnya anda mengetikkan nilai 10 pada serial monitor arduino dan mengirim nilai tersebut, maka yang dikirim adalah nilai ascii dari 1 dan 0, yaitu 1=[49(dec)], dan 0=[48(dec)],
      bukan nilai sebenarnya dari desimal 10.

      Kalau Anda mempunyai serial monitor seperti Realterm, berikut command set yang bisa anda gunakan untuk mengontrol modul dot matrix.

      Command Set (Semua Dalam Decimal)
      [X][X][X][X]

      [1st Byte][2nd Byte][3rd Byte][4th Byte], dst….
      .
      .
      .
      .
      Turn Off Display (1 Byte Send)
      –> [81]

      Turn On Display (1 Byte Send)
      –> [80]

      Set Speed (3 Byte Send)
      –> [65][(Display Speed dalam 2 Byte, Send LSB First)]
      Note: nilai speed disini bukanlah nilai speed sebenarnya, tapi nilai delay yang menentukan speed, sehingga semakin kecil nilainya, maka semakin cepat scrolling nya.
      Contoh: Set Speed 10 –>[65][10][0]
      Set Speed 100 –>[65][100][0]
      Set Speed 300 –>[65][44][1]

      Set Display Column (3 Byte Send)
      –> [66][jumlah Kolom (Max 255)][1]
      Contoh : Set Kolom=5 –> [66][5][1]

      Set Display Row (3 Byte Send)
      –> [67][jumlah Row (Max 255)][1]
      Contoh : Set Baris=7 –> [67][7][1]

      Save Configuration (2 Byte Send)
      –>[68][1]

      Send Text (2+n Byte Send (n<255), n adalah jumlah karakter yang dikirim)
      -->[82][Karakter 1][Karakter 2][Karakter 3][Karakter n][255]
      Karakter dikirim dalam bentuk ASCII nya, misal A = 65(Dec). Pada Realterm ada pilihan send ASCII, sehingga apabila anda menggunakan Realterm, anda hanya perlu menuliskan Karakter untuk mengirim nilai tersebut
      Contoh: Kirim text “Halo” = [82][H][a][l][o][255]

      Save Text (2 Byte Send) –>[69][1]

      Semoga Hal Ini Membantu
      Salam
      Tim Ayongoprek.com

    • Membantu sekali, sudah mencoba mengotrol lewat Realterm dan berhasil. Oh iya, posisi dot matrix nya kok kebalik ya? Saya membuat yang arduino. Misal saya memakai 3 buah dot matrix 8×8 common cathode (8×24), jadi pin untuk kolom 1 jadi pin kolom 24 begitu pula dengan baris, pin untuk baris 1 jadi baris 8.

      • AyoNgoprek

        Halo mas denidoank,

        Sebelumnya selamat sudah bisa mengontrol melalui Realtem ^_^, untuk masalah posisi led terbalik, memang seperti itu, karena ini adalah akibat dari penggunaan shift register pada modul ini, sehingga bit pertama yang di shift akan menjadi bit terakhir ketika proses shift selesai.

        Apabila anda merasa kurang puas dengan hasil tersebut, anda dapat mencoba mengubah kode program untuk membalik proses shift data, sehingga bit terakhir akan di shift terlebih dahulu, namun hal ini akan membuat kode menjadi sedikit lebih susah dan panjang, mohon maaf sebelumya.

        Pada program ini, posisi kolom pertama (kiri) adalah posisi kolom terjauh dari mikrokontroller, misal apabila anda menggunakan 3 modul, maka posisi kolom pertama adalah kolom terakhir dari shift register, jadi:

        |HC595||HC595||HC595|—–>Arduino
        ^
        Posisi Kolom Pertama

        Begitu juga pada bagian baris

        Semoga Hal Ini Membantu
        Salam
        Tim Ayongoprek.com

        • Oh begitu ya, sebetulnya tidak masalah sih bagi saya. Terima kasih banyak untuk penjelasannya sukses terus untuk tim Ayongoprek.com ya dan ditunggu tutorial dan karya keren berikutnya.
          Salam

  5. gan brapa nilai resistor yg ada diskema? dan jika saya pakai led biasa apa perlu disesuaikan juga resistorny?

    • AyoNgoprek

      Sebenarnya, nilai Resistor yang dipakai disesuaikan dengan LED yang digunakan, namun kalau ingin ambil jalan aman, silahkan gunakan 470 Ohm ^_^

  6. gan saya udah sukses membuatnya menggunakan led merah biasa. sekarng masalah di Bluetooth gan, saya undah konekkan androidny ke Bluetooth dan sudah tersambung, tetapi saat saya mengirim, atau menyimpan teks, baris row, dan juga colum, sama sekali tidak ada respon aplikasinya. saya menggunakan software arduino v1.6.5 hadware arduino uno r3, dan pakai android versi jelybin

    • AyoNgoprek

      Halo ziaul,
      Harap diperhatikan agar baudrate, no of bits, parity, dsb pada modul bluetooth dan sketch pada arduino di samakan, agar komunikasi bisa berjalan dengan baik. Nilai default pada sketch adalah nilai default modul bluetooth HC-05 Bawaan Pabrik (belum diutak atik).

  7. Mas berapa tipe transistor di skema?? Terima kasih

    • AyoNgoprek

      Halo Gentar,
      Itu adalah General Purpose PNP Transistor, bisa menggunakan tipe SS9015 atau yang sejenis apabila anda mau mencoba membuat rangkaiannya sendiri ^_^

      • Kalau tnpa transistor efeknya apa mas?? Kasih pencerahannya terima kasih

        • AyoNgoprek

          @Gentar
          Efeknya adalah Inverted Signal dan Low Power current Driving Capability, singkatnya kalau rangkaian “Dimodifikasi” untuk berjalan tanpa transistor, harus dilakukan inverting signal pada mikrokontroller, serta LED/LED matrix panel yang digunakan harus sesuai anoda/katoda nya, dan nyala nya pun akan kurang terang.

          Salam
          Tim Ayongoprek.com

        • Oke Terima Kasih Tim Ayongoprek atas pencerahannya.

  8. Untuk mengubah baudrate Bluetooth ny gimana gan? Maaf gan saya masih awam, Bluetooth yg saya pake hc05 gan

    • Cara menghapus sketch yang sudah pernah di upload ke dalam arduino unu gimana caranya gan? arduino saya sudah terlalu sering upload sketch

    • AyoNgoprek

      Maaf, saya tidak akan membahas hal itu disini karena terlalu panjang dan sudah banyak sekali yang membuat tutorial nya, silahkan dicari di google. Contoh Keyword “changing hc 05 baud rate”

  9. I Galih Nasa

    Misi gan, saya kan pakai cv avr buat program dari dotmatrix bluetooth hc05, lalu saya coba masukkan data langsung dari smartphone saya, dan yg tampil di dotmatrix itu malah tidak beraturan, itu gimana ya?

  10. I Galih Nasa

    Misi gan, numpang tany.
    Saya sudah coba pakai program arduino yg diatas, tapi di hardware saya itu pemasangan dotmatrixnya yg kebalik jadinya huruf yg tampil malah jadi mati dan dotmatrixnya itu nyala terus.
    Mohon bantuannya gan?
    Terima kasih.

    • AyoNgoprek

      Halo Galih

      Kalau boleh tahu anda menggunakan modul jadi dari kami atau membuat sendiri?

      Karena kalau anda menggunakan modul jadi dari kami, mungkin anda tidak sengaja mengubah konfigurasi nilai high/low pada program.

      Namun kalau anda membuat sendiri, mohon pastikan rangkaian anda sudah benar sesuai skematik dan menggunakan dot matrix common anode seperti pada gambar, atau mungkin seperti yang sudah dijelaskan diatas, anda secara tidak sengaja mengubah nilai pada program, mohon di cek lagi.

      Salam ^_^
      Tim Ayongoprek.com

  11. Terimakasih banyak atas bantuannya gan, saya sudah menemukan masalah Bluetoothny gan. Ternyata eprom arduino saya yg bermasalah, setelah eprom arduino saya clear dan di upload ulang sketch dotmatrixny baru berjalan sukses, tetapi harus menggunakan software arduino v1.0.1

  12. permisi-permisi mau tanya lagi -_-, kalau saya gnti dot matri 5×7 bagaimana? Terima Kasih

    • AyoNgoprek

      Halo Gentar,
      Maaf kami baru sempat menjawab pertanyaan anda

      kalau anda ingin mengganti menggunakan dot matrix 5×7, prosesnya gampang saja, kira kira begini prosesnya

      1. Jangan gunakan pin row ke 8.
      2. Sambungkan pin kolom ke 6 kepada kolom pertama dot matrix segmen berikutnya.
      3. atur jumlah kolom dan baris menggunakan aplikasi yang disediakan

      Tetapi akibatnya adalah akan ada pin pada rangkaian/dot matrix module yang tidak terhubung, karena jumlah kaki shift register yang tidak sesuai dengan kaki pada dot matrix (shift register mempunyai 8 kaki per IC, sedangkan yang ingin anda gunakan adalah modul dot matrix 5×7, 5 pin per module). Untuk mendapatkan jumlah kaki kolom yang pas sesuai dengan kaki dot matrix module, anda harus menggunakan dot matrix sebanyak 8 module, karena jumlah kaki dot matrix 5 x8 = 40Pin = 5 Shift Register

      Salam ^_^
      Tim Ayongoprek.com

      • kalau dengan cara, kan 5×7 berarti row 7 col 5 jdi tinggal kita hilangkan jalur* shift register yng tdak sesuai dengan dot matrix 5×7, mnurut tim ayoungoprek bagaimanai? bgi ilmunya sedikit -_- Terima Kasih

        • AyoNgoprek

          Halo Gentar,
          mohon maaf sebelumnya kalau penjelasan dari kami terdengar terlalu teknis dan sulit dimengerti, namun inti dari penjelasan yang kami berikan adalah yang seperti anda katakan, hilangkan jalur shift register yang tidak digunakan oleh modul dot matrix

          Salam Kreatif
          Tim Ayongoprek.com

          • gentar

            kalau maksud dari #definisi LED 13 itu bagaimana? soalnya saya simulasikan di proteus tidak maksimal, minta bantuannya Tim Ayoungoprek Terima Kasih

          • AyoNgoprek

            Halo Gentar
            Sebenarnya fungsi dari LED 13 hanyalah untuk status, sehingga apabila anda tidak gunakan pun tidak masalah.

  13. vicky wahyu

    Salam kenal ya mas sebelum nya
    Mau tanya ini mas, setelah saya compile program nya kok bukan hurufnya yang nyala melainkan bagian samping”nya. Sdangkan animasi yang ditampilkan berupa huruf yang padam dalm led matrix yang menyala semua. Dan hurufnya kok berkedip” itu kenapa ya mas. Terimakasih sebelum nya tutorial ini sangat bermanfaat bgi saya 😀

    • AyoNgoprek

      Halo Vicky,
      sebenarnya pertanyaan ini sudah ditanyakan sebelumnya di komentar diatas, tapi kami akan coba menjawab.

      Sebelumnya, anda menggunakan rangkaian buatan sendiri atau beli jadi?
      karena apabila anda merangkai sendiri,mungkin ada perbedaan antara komponen dot matrix module yang anda gunakan dengan yang digunakan oleh kami.

      Kalau anda menggunakan modul jadi dari kami, dan tulisannya terbalik, mungkin anda tidak sengaja mengubah konfigurasi nilai high/low pada program, dan mohon di cek lagi.

      Namun kalau anda membuat sendiri rangkaiannya, mohon pastikan rangkaian anda sudah benar sesuai skematik dan menggunakan dot matrix common anode seperti pada gambar, atau cara lainnya, anda dapat mengubah konfigurasi nilai high/low output value pada program.

      untuk masalah tulisan berkedip2, biasanya itu pertanda bahwa refresh rate yang tidak cukup cepat, sehingga proses refresh terlihat (biasanya proses ini cukup cepat sehingga mata tidak melihat proses ini), mungkin anda secara tidak sengaja/sengaja mengubah konfigurasi/parameter pada program? mohon di cek lagi.

      Semoga Membantu
      Salam
      Tim AyoNgoprek.com

  14. Mas kalau dibuat jadi 16×16 atau 32×16 bisa g, dan kalau bisa baris mana saja yg prlu di edit sketchny? Saya pakai arduino

    • AyoNgoprek

      Halo Ziaul,

      Bisa saja dibuat X Kolom (max kolom sudah dijelaskan diatas) * 16 Baris, caranya pun cukup mudah, yaitu dengan menghubungkan pin TP1 pada skematik ke ROW_DATA_IN pada shift register baris berikutnya, yaitu baris 9-16 (sebenarnya terbalik sih, seperti yang telah dijelaskan di komentar sebelumnya, sehingga 9-16 akan menjadi 8-1), sisanya (ROW_SHCP dan ROW_STCP di hubungkan paralel).

      Hanya saja perlu diingatkan, karena modul ini membutuhkan arduino untuk merefresh setiap tampilannya, dan metode yang digunakan di dot matrix ini adalah multiplexing, maka tingkat terang lampu pada dot matrix akan menjadi 1/16 pada 16 baris dot matrix (aslinya 1/8, karena 8 baris), sehingga tampilan dot matrix akan semakin redup semakin banyak row yang digunakan.

      Untuk masalah software, cukup ubah parameter row dan kolom pada aplikasi di Smartphone sesuai dengan jumlah dot matrix yang digunakan 😀

      Semoga Membantu
      Salam
      Tim AyoNgoprek.com

      • Untuk mengubah ukuran font ny gimn mas? Dot matrixny sudh 16×16 agar fontny juga jd 16×16.

        • AyoNgoprek

          Halo Ziaul,
          Kalau anda mau mengubah font display agar menjadi lebih besar, sayangnya anda harus mengubah database font yang digunakan pada display, pada contoh arduino adalah array yang tersimpan pada variabel “const unsigned char smallFont[] PROGMEM =”

          • Bisa minta tolong mas buatkan contoh code huruf A saja?

          • Boleh minta satu contoh kode database font huruf A mas yg sesuai besarny 16×16?

        • AyoNgoprek

          Halo Ziaul
          Untuk Pembuatan Font nya, anda bisa menggunakan aplikasi The Dot Factory
          http://www.eran.io/the-dot-factory-an-lcd-font-and-image-generator/

          Untuk Contoh Karakter A, tidak mungkin ukurannya adalah 16×16 (karakter kotak A itu bentuknya jelek, hehehe), sehingga yang saya berikan disini adalah karakter A dengan lebar 13 Pixel, dan Tinggi 15 Pixel, semoga hal ini dapat membantu anda
          Contoh Karakter A:

          const uint_8 arial_16ptBitmaps[] =
          {
          // @0 ‘A’ (13 pixels wide)
          0x07, 0x00, // ###
          0x07, 0x00, // ###
          0x0D, 0x80, // ## ##
          0x0D, 0x80, // ## ##
          0x0D, 0x80, // ## ##
          0x18, 0xC0, // ## ##
          0x18, 0xC0, // ## ##
          0x18, 0xC0, // ## ##
          0x3F, 0xE0, // #########
          0x3F, 0xE0, // #########
          0x60, 0x30, // ## ##
          0x60, 0x30, // ## ##
          0x60, 0x30, // ## ##
          0xC0, 0x18, // ## ##
          0xC0, 0x18, // ## ##
          };

          Untuk Selanjutnya, anda dapat mengutak atik sendiri software “The Dot Factory” untuk mendapatkan karakter yang anda inginkan, tapi anda jangan khawatir, karena interface software ini sangat sederhana sehingga mudah untuk dimengerti.

          Semoga Membantu
          Salam
          Tim AyoNgoprek.com

  15. Mas kalau memakai dot matrix 5×7 2 buah bagaimana wiring nya…

    Terima kasih sebelumnya
    Salam
    Riyadi

    • AyoNgoprek

      Halo riyadi,
      mohon lihat komentar diatas, karena pertanyaan ini sudah ditanyakan sebelumnya
      Terima Kasih

  16. Dear Team AyoNgoprek.com

    Salam kenal,
    Dengan ini saya ingin menyampaikan rasa terimakasih saya pada AyoNgoprek.com.
    Karena dengan adanya Website ini dan contoh file pemograman AVR yang sudah di share, saya bisa belajar banyak tentang IC 74HC595 dan membuat pemograman untuk walking karakter, yang alhamdulillah bisa saya terapkan untuk program alat saya.

    Sekali lagi saya ucapkan banyak terimakasih dan semoga tetap sukses.

    Salam,
    Toenof

    • AyoNgoprek

      Halo Toenof,

      Kami sangat senang mengetahui bahwa anda bisa belajar banyak dari post ini, kami akan berusaha untuk dapat membuat bermacam macam tutorial lagi ke depan nya, namun untuk saat ini, sepertinya kami belum bisa untuk melakukan hal tersebut, tapi kami akan tetap berusaha agar hal tersebut dapat terwujud 😀

      Salam Kreatif
      Tim AyoNgoprek.com

  17. Yogi Setiawan

    kalau untuk dot matrix 5×7 konfigurasi kaki led dot matrixnya gimana gan ?

    • Yogi Setiawan

      saya mau buat running text dari 4 led dot matrix 5×7, kira” berapa ic register yg saya butuhkan ? resistor apakah sma sebesar 470 ohm juga ? dan apakah sama konfigurasinya seperti pada project diatas ?
      Terimaksih.

  18. gan saya coba mengubah data base font, dengan software the dot faktory, pixel yg saya gunakan 13×15, dot matrixny 16×16. stelah saya coba led matrik hidup tidak beraturan (tidk terbaca). saya coba dengan 6×8 pixel texny terbaca tetapi di setiap huruf tidak ada jarak atau spasi, padahal setip huruf sudah diberikN spasi dengan kode 0x00

  19. Rizki Akbar

    Mas led matriks Punya saya ada 5 kakinya bisa kah codingnya

  20. aldyan rahman

    Mas buat aplikasi android nya itu pakai aplikasi apa ya ?

  21. Halo ayongoprek.com

    mau minta izin buat make referensi ini di alat running text, keknya seru juga

    terima kasih

  22. file yg untuk membuat Modul Controll File.Ai (app Inventornya saya boleh dikirimin donk??

  23. Thx ya team Ayo Ngoprek.. Sudah Ok App Inventornya… Nice Project.

  24. Agus Sopian

    Selamat malam. Terimakasih kepada tim ayongoprek.com yang sudah memberikan tutorial Dotmatrix dengan shiftregister 74ls595. Menarik sekali. Yang ingin saya tanyakan, apakah IC 74ls595 dan transistor itu wajib pada setiap modul dot matrix, apakah bisa untuk 3 modul dotmatirx khusus untuk row bisa di driver hanya dengan 1 buah 74ls595 dan 8 transistor. Sedangkan untuk kolom tetap tiap modul 1 buah 74ls595. Tambahan, untuk transistor bisa kah kita gunakan transistor array seperti seri ULNxxxx. Terimakasih.

Leave a Reply