Teardown – Xiaomi PowerBank (Fake 1)

posted in: Power Bank | 2

Powerbank Xiaomi 10400 mAh adalah salah satu Power Bank yang sedang sangat diminati di pasaran indonesia saat ini, karena kemampuannya untuk mengeluarkan arus 2A dan harganya yang terjangkau, sangat diminati malah, sampai sampai stoknya di distributor resminya, yaitu lazada seringkali kehabisan stok, nah hal inilah yang banyak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan suka mencari kesempatan di dalam kesempitan untuk mengeluarkan versi “Copy” atau “Bajakan” dari produk yang sedang diminati.

Mendengar¬†banyaknya pertanyaan dari teman teman seputar perbedaan powerbank palsu dan powerbank asli, baik dari segi keamanan maupun segi ketahanan, membuat saya ingin melakukan teardown dan review dari powerbank ini, baik yang palsu maupun yang asli. Tetapi, karena stok powerbank Xiaomi original di situs Lazada.com sedang habis, akhirnya saya memutuskan untuk melakukan review terhadap powerbank Xiaomi (Palsu)¬†terlebih dahulu, karena powerbank Xiaomi palsu sangat mudah didapatkan di berbagai online shop, maupun offline shop. ūüôā

O iya, bagi yang bertanya tanya kenapa saya memberi judul artikel ini¬†dengan akhiran “Fake 1″, itu karena ada banyak sekali varian palsu dari powerbank Xiaomi ini, dan saya hanya membongkar satu varian dari banyaknya varian palsu tersebut =D.

Powerbank Xiaomi (Fake) ini dibeli via online dari seller yang sebaiknya namanya/alamatnya tidak saya sebutkan (Nanti dikira menjelek – jelek kan lagi, nani berabe ==”). berikut gambar dari casing powerbank Xiaomi yang saya beli

Hmm, casing plastik dibungkus kertas, nampaknya tidak mencurigakan, seperti bungkus powerbank Xiaomi saat pertama kali keluar, namun¬†¬†powerbank Xiaomi original yang sekarang, bungkusnya tidak seperti ini, bungkusnya kardus 2 lapis dengan stiker hologram di kardus terluarnya, jadi kesimpulannya –> Fake

hasil penyelidikan selanjutnya semakin menunjukan ciri-ciri bahwa powerbank Xiaomi itu memang Palsu (ya iya lah, kan saya belinya emang palsu :D)

ciri-cirinya antara lain:

1. Port Micro USB Hitam

2. Kabel ada logo MI

3. Casing Kasar

4. LED indikator tidak ada diffuser

5. Tombol power terasa “murahan” saat di tekan

6. Casing Aluminum tebalnya tidak rata, dan tipis

Berikut beberapa Gambar nya

setelah yakin bahwa powerbank yang saya beli adalah palsu, tadinya saya ingin langsung melakukan pengetesan terhadap powerbank ini, namun karena ada kejadian di internet yang mengatakan bahwa ada seorang pengguna powerbank xiaomi yang powerbank nya meledak Sumber, maka saya tidak mau ambil resiko dan memutuskan untuk melakukan Teardown terlebih dahulu terhadap power bank ini untuk memastikan bahwa power bank ini tidak akan meledak saat dilakukan review/pengetesan.

Proses pembongkaran dimulai dengan mencopot lapisan plastik di bagian depan powerbank

Hah, hanya 2 Sekrup ?!, mana 2 lagi, kan lubangnya 4, parah…………………

dilanjutkan dengan mencopot sekrup di bagian depan powerbank, dan menarik keluar isinya.

Ya ampun, kecil sekali kabelnya, dan kok ukurannya berbeda, yang satu AWG 24, yang satu lagi AWG 22, lalu baterai yang digunakan bukannya merk LG atau Samsung seperti pada powerbank Xiaomi asli, melainkan merk SZN yang mungkin merupakan singkatan dari kota Shenzhen, kota tempat dimana baterai ini dibuat.

Kemudian pembongkaran dilanjutkan dengan membuka bagian belakang casing (Optional)

Busa penahan baterai nya kecil sekali -_- , mungkin supaya murah.

dilanjutkan dengan mencopot PCB dari dudukannya

Hanya ada 1 IC ?

waduh, beberapa kaki komponen ada yang tidak tersolder dengan baik

setelah saya selesai melakukan pembongkaran, saya terkejut dengan kualitas produk powerbak bajakan ini, yang jauh dari klaim powerbak aslinya, bahkan beberapa diantaranya membahayakan keselamatan penggunaan powerbank ini, seperti:

NB: dimulai dari titik ini, beberapa¬†penjelasan akan mulai masuk ke arah teknik, mohon maaf atas ketidaknyamanannya ūüėÄ

1. Ukuran kabel yang terlalu kecil untuk powerbank dengan spesifikasi 5V/2A

Pada beban maksimum, yaitu saat tegangan keluaran 5V dengan arus keluaran 2A, dengan asumsi tegangan nominal baterai 3.6V dan efisiensi Buck Boost Converter = 90%, maka arus yang mengalir pada kabel ini dapat mencapai (5*2)/(3.6*0.9) = 3.1A! (ingat, daya masuk*efisiensi = daya keluar)

Arus sebesar ini yang mengalir pada kabel sekecil ini dapat mengakibatkan kabel memanas secara perlahan lahan sampai titik dimana kabel dapat terbakar dan membahayakan pengguna, Solusinya –> ganti kabel.

2. Baterai dengan merek tidak jelas dengan kapasitas dan spesifikasi yang tidak jelas pula

Baterai jelek merupakan penyebab utama kerusakan powerbank, yang pada beberapa kasus dapat mengakibatkan kebakaran, yang disebabkan oleh¬†membran pemisah (separator) yang jelek, yang terkadang dapat membuat baterai short circuit di dalam dirinya sendiri, yang¬†mengakibatkan¬†baterai lithium ion memanas dan membakar elektrolit di dalamnya, yang ketika terbakar suhunya dapat mencapai 400 derajat celcius.¬†Belum lagi kapasitas baterai yang “menipu”, tiidak sesuai dengan yang diiklankan, Solusinya –> Tidak Ada (Makanya jangan beli yang palsu :D)

3. Rangkaian Elektronik yang sangat sederhana, tanpa proteksi dari IC terpisah

Rangkaian elektronik yang digunakan di dalam powerbank ini sangat sederhana, hanya terdapat satu IC tanpa nama (mungkin Mikrokontroler), yang melaksanakan semua tugasnya di dalam powerbank ini, dari proses charging baterai, step up tegangan, proteksi, dan display ke LED indikator, saking sederhananya sampai – sampai saya dapat membuat rangkaian keseluruhan dari powerbank ini.

Fitur Powerbank ini:

1. Sistem penaik tegangan menggunakan Synchronous Boost Converter
2. Sistem Charging Baterai menggunakan Synchronous Boost Converter yang dibalik, menjadi Synchronous Buck Converter, sehingga bisa mencapai arus charging 1.8A (sudah di tes)
3. Sistem memiliki Fungsi Auto Start  yang akan memulai charging ketika ada USB yang di colokkan (sudah di tes)
4. Sistem memiliki Fungsi Auto Off, yang akan mematikan powerbank ketika alat yang di charge sudah penuh (sudah di tes)
5. Sistem memiliki proteksi kelebihan arus, aktif pada 2.4 A (sudah di tes)
6. Frekuensi Kerja Boost/Buck Converter adalah 256 KHz (sudah di tes)

Perlu diakui, bahwa fitur fitur dalam powerbank palsu ini cukup banyak dan berguna, namun seharusnya¬†power bank memiliki IC proteksi yang letaknya terpisah dari IC utama penaik tegangan, tujuannya adalah apabila IC penaik tegangan mengalami malfungsi, masih ada IC lainnya yang dapat melindungi keseluruhan sistem, namun pada powerbank ini semua fungsi tersebut digabung ke dalam sebuah IC untuk memangkas biaya, sehingga¬†apabila terjadi malfungsi pada IC utama, maka sistem akan menjadi kacau,tanpa ada yang menghentikannya, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kebakaran. Solusinya –> tidak Ada

4. Kaki komponen ada yang tidak tersolder dengan baik

pada bagian belakang PCB terlihat ada beberapa kaki komponen yang tidak tersolder dengan baik, hal ini dapat membuat sambungan listrik menjadi kurang lancar, yang dapat mengakibatkan tingginya ripple tegangan dari Powerbank ini, Solusinya –>Solder Ulang

Setelah selesai menganalisa power bank tersebut, saya segera melakukan perbaikan seperti yang telah saya tuliskan diatas, dimulai dari mengganti kabel baterai dengan kabel ukuran AWG 20, memperpendek jarak antara PCB dengan kutub + Baterai, dan menyolder ulang komponen yang terlihat kendor,

Setelah Semua Selesai, dan saya yakin bahwa paling tidak Powerbank ini “lebih aman” dari sebelumnya, saya memasukan nya kembali ke casing nya, dan melakukan¬†pengetesan terhadap powerbank ini.

pengetesan dilakukan dengan menghubungkan alat ukur seperti diagram dibawah ini

Dari Hasil Pengukuran didapatkan hasil berikut:

I Beban (mA) Teg Keluaran (V) Teg Ripple (Vp-p)
0 5,2 360 mV
500 5,03 400 mV
1000 4,88 480 mV
1500 4,69 560 mV
2000 4,37 600 mV

 

Dengan bentuk gelombang nya:

Arus Beban = 0 mA

Arus Beban = 500 mA

.

Arus Beban = 1000 mA

Arus Beban = 1500 mA

Arus Beban = 2000 mA

Dilihat dari hasil pengujian dan teardown, dapat disimpulkan bahwa powerbank Xiaomi palsu ini cukup buruk, selain karena ripple nya besar (>300 mV) pada setiap arus keluaran, power bank ini pun menggunakan baterai jelek dan tidak memiliki IC proteksi terpisah, belum lagi masalah kabel dan penyolderan yang buruk.

Berdasarkan hal itu, saya tidak akan menggunakan powerbank ini untuk mengisi Smartphone saya, karena dengan ripple yang sebesar itu, komponen charging di dalam smartphone harus bekerja keras untuk menstabilkan tegangan dan akibatnya akan mengurangi umur komponen dan baterai smartphone, belum lagi kurangnya rangkaian proteksi membuat powerbank ini berpotensi untuk mengakibatkan hal2 yang tidak diinginkan (kebakaran). Jadi, berhati hatilah sebelum membeli, jangan tergiur harga yang murah, karena mungkin barang murah yang anda beli adalah barang murahan :).

2 Responses

  1. saya kemarin beli powerbank xiaomi juga, tapi saya beli yang harga mahal dikit, dan penjual memberikan garansi 100% original,.. dan saya juga cek nomer serial powerbank di situs resmi xiaomi, dan hasilnya.. asli 0riginal powerbank xiaomi… intinya, harga, murah tentu berkualitas…

  2. Rangkaiannya bisa diterangin lebih lanjut mas?,bales ke email saya

Leave a Reply